
Pas Marque – fashion dan identitas diri makin menjadi sarana ekspresi di era media sosial yang terus berkembang pesat. Pengguna media sosial kini tak hanya berbagi konten tapi juga menunjukkan siapa mereka melalui pilihan gaya busana yang kian beragam dan personal.
<pPada era digital, fashion dan identitas diri tak bisa dipisahkan begitu saja. Media sosial seperti Instagram dan TikTok menyediakan platform bagi individu untuk menampilkan gaya unik yang merefleksikan karakter mereka. Pengaruh tren yang cepat dan akses luas ke berbagai inspirasi membuat fashion menjadi cermin personalitas tiap pengguna.
Influencer memainkan peran penting dalam memperkenalkan gaya-gaya baru yang kemudian diadaptasi oleh pengikutnya. Mereka menjadi contoh nyata bagaimana fashion dan identitas diri dapat menjadi bagian dari narasi yang dibangun di dunia maya. Akibatnya, individu terdorong untuk mengekspresikan diri dengan lebih kreatif dan berani.
Membangun identitas lewat fashion tidak hanya soal mengikuti tren terbaru, namun juga mengenal diri sendiri dan memilih pakaian yang sesuai dengan kepribadian. Media sosial membantu menginspirasi pilihan tersebut, namun penting untuk tetap menjaga keaslian supaya fashion dan identitas diri tetap terasa personal dan bermakna.
Baca Juga: How Social Media is Changing Fashion and Identity
Di masa mendatang, fashion dan identitas diri akan semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi digital dan media sosial. Personal branding lewat gaya busana akan semakin strategis untuk menonjolkan karakter unik. Dengan begitu, setiap individu dapat terus membangun jati diri melalui fashion yang dinamis dan otentik.